Klakson Motor dan Mobil

Kenapa di Jakarta pengendara mobil dan motor senang sekali membunyikan klakson kendaraan mereka?

Mereka tidak sabar menunggu kendaraan memarkir, belok, menunggu becak atau sepeda yang berada di depan mereka.

“Katanya” kita Orang Timur yang “katanya” ramah, lemah lembut dan sopan bahkan di Jepang pakai membungkukkan badan untuk memberi hormat. Di India memegang kaki untuk memberi hormat.

Indonesiakah kita?
Atau bagaimana?

Masalah klakson yang sederhana ternyata bisa dijadikan indikator karakter suatu daerah. Mobil dengan plat “B” dapat dipastikan lebih aggresive dalam membunyikan klakson karena budaya di Jakarta memang seperti itu. Tidak Sabar karena tekanan ekonomi.

Hmmm…..Saya hidup di Djogja. Sudah mulai banyak pendatang dari luar Djogja. Dulu kota sepeda tapi sekarang riuh oleh klakson mobil dengan plat “B” dan “H”. Terus terang yang “AB” lebih sopan.

Yogyakarta, 9 April 2009

Advertisements
This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

2 Responses to Klakson Motor dan Mobil

  1. islamarket.net says:

    motorku plat H, tapi gue gak pernah sering-sering klakson, lho! Karena klaksonnya mati. hehehe…

  2. Rifqi says:

    wah saya juga pas pulang ke jakarta slallu emosi pa dengan tingkah laku org2 disana…pdahal saya baru empat taun meninggalkan jakarta…dan tinggal di jogja…tapi berasa banget bedanya…ternyata temen2 saya juga sama…eh bapak juga…

    salam pa danang…lama tak jumpa stellah project taman pintar 2007.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s